Design Komunikasi Visual dan Dakwah

 

Design Komunikasi Visual dan Dakwah

Ahmad Padilah

Tidak dapat kita dipungkiri bahwa pesatnya kemajuan teknologi industri dan teknologi informasi di era revolusi industri 4.0 telah melahirkan peradaban baru bagi umat manusia. Hampir seluruh aspek kehidupan manusia yang semula bersifat tradisionalis dan konvensional harus mengikuti arus modernisasi dan digitalisasi. Umat manusia yang hidup di zaman ini tidak dapat ditolak kehadirannya. Siapapun harus siap menyesuaikan pola hidupnya dan mengikuti setiap perkembangan teknologi yang terjadi.

Tak terkecuali pada aspek keagamaan masyarakat muslim yang juga ikut mengalami perubahan dalam berbagai aspek, terutama dalam bidang dakwah. Di era ini dakwah dihadapkan pada tantangan dan peluang yang sangat kompleks. Aktivitas dakwah tidak lagi hanya dilakukan secara lisan atau verbal dari mimbar ke mimbar, maupun dari masjid ke masjid. Pesan-pesan dakwah harus mampu menjangkau kebutuhan masyarakat informasi terhadap kajian nilai-nilai keislaman tanpa dibatasi ruang maupun waktu.

Berbagai ragam fenomena muncul secara luas di media sosial tersebut harus menjadi daya tarik bagi para da’i untuk mendigitalisasi dakwahnya dalam berbagai format. Tentu perubahan dakwah ini tidak ringan dan tidak mudah, para da’i diharapkan dapat menguasai manajemen multimedia dengan baik. Salah satu upaya yang bisa dilakukan oleh para da’i untuk beralih dakwahnya adalah dengan konsep desain komunikasi visual. Dakwah yang dirancang dengan sentuhan seni visual supaya memiliki daya tarik objek dakwah (mad’u). Proses desain dalam komunikasi visual pada umumnya bertujuan untuk menginformasikan dan mempromosikan pesan dengan visualisasi yang menarik perhatian dan dapat merubah perilaku penerimanya.

Dalam perakteknya desain komunikasi visual menyajikan desain dakwah dengan beragam format seperti; 1) poster; 2) spanduk; 3) baliho; 4) animasi; 5) videografi; 6) flyer; 7) dan lain sebagainya. Format visual dalam mendigitalisasi dakwah tersebut selain memberikan tampilan baru dalam berdakwah di media sosial juga menjadi salah satu strategi untuk mengalihkan perhatian pengguna internet terhadap hoaks (berita bohong) dan disinformasi yang sulit terfilterisasi.

Poster yang dibuat harus memiliki konsep yang jelas, dan harus mencantumkan sumber dari al-Qur’an dan hadits atau dari para pemikir-pemikir Islam. Sehingga poster yang dibuat tidak sekedar asal-asalan, tetapi bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya. Poster sebagai media dakwah komunikasi visual mengalami perkembangan yang semakin pesat beberapa tahun terakhir. Poster (dakwah) tidak lagi hanya ditempel atau ditampilkan secara langsung saja, tetapi mulai merambah ke media lain, seperti baju, stiker, mug, aksesoris, dan sebagainya. Semaraknya dakwah komunikasi visual ini harus terus dikembangkan untuk mengingatkan umat Islam terutama, agar selalu kembali ke jalan Allah SWT.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

TULISAN SEBAGAI SARANA KOMUNIKASI DAKWAH

Bijaksana saat Berdakwah